Bilakah untaian kata sanggup membuatmu mengerti
Tentang arah angin yang menghempaskan hati
Mengaraknya menuju tebing harapan
Yang entah apakah akan membuatnya mampu merengkuh bulan kerinduan
Atau malah menjadikanya terjatuh ke lembah kekecewaan
Disana entah bayangan siapa yang mendekapmu
Yang pasti disini aku masih terperangkap rindu
Sendiri aku membungkam lidah untuk sekedar bertanya
Terlampau berat sebab rasa ini mulai berkarat
Saat mentari pagi muncul
Saat itulah rasa ini mulai membesar dan timbul
Menggerogoti kesadaran akan ketidakmungkinan
Merengek menyeretku kembali pada harapan
Entah perjuangan ataukah penyesalan yang kelak unggul
Hanya keberanian waktu yang dapat menjadi sampul
Sebuah sampul yang menyelimuti hati
Dengan segala asa untuk jadikannya tampak indah dimatamu
Hingga kelak semoga kaupun berenjak untuk memungutnya
Dari kubangan penantian dan kerinduan
No comments:
Post a Comment